Pelatih Chelsea Sebut Bahwa Pochettino Dapatkan Tekanan Besar Masalah Trofy

INFOBOLA.ORG – Maurizio Sarri, sang pelatih Chelsea melancarkan serangan psikologis kepada calon lawannya pada babak Semifinal Piala Liga Inggris musim 2018-2019, Tottenham Hotspurs. Menurut eks pelatih Napoli itu, Mauricio Pochettino sang pelatih Klub Tottenham Hotspurs, saat ini memang sedang mengalami sebuah tekanan untuk bisa mendapatkan trofy.

Selain mama depan keduanya yang mempunyai kesamaan, Sarri dan Pochettino rupanya juga memiliki kesamaan lain, yakni masih belum bisa mendapatkan trofy bergengsi sepanjang kariernya sebagai seorang pelatih. Mantan pelatih Napoli ini, tau persis seperti apa tekanan yang dirasakan oleh pelatih Tottenham Hotspurs, pelatih berpaspor Argentina tersebut.

Maurizio Sarri mengucapkan, amat sulit untuk bisa mendapatkan trofy di musim perdana ketika menangani sebuah tim. Sedangkan untuk Mauricio Pochettino sudah ada selama beberapa musim di Tottenham Hotspurs, dan sekarang ini merupakan musim keempat dirinya menjadi pelatih Harry Kane dan para pemain Spurs lainnya sehingga tentu saja tekanan untuk mendapatkan trofy lebih besar dibandingkan dengan beberapa pelatih lainnya.

“Saya setuju bahwa Pochettino harus bisa membawa Spurs memenangi Trofy, akan tetapi bukan yang satu ini (Piala Liga Inggris). Situasi kami dalam posisi yang sama, akan tetapi Mauricio Pochettini sudah ada di Spurs selama empat musim dan saya hanya baru enam bulan di Chelsea,” Ujar Maurizio Sarri

“Musim pertama di Inggris akan menjadi sebuah hal yang tidak mudah, Pep Guardiola pun juga mengalami hal yang sama di musim perdananya. Untuk bisa membangun sebuah tim yang solid tentunya membutuhkan waktu yang tidak hanya 1 musim,” imbuh pria berusia 59 tahun tersebut.

Maurizio Sarri memiliki kesempatan untuk bisa membalaskan dendam dari kekalahan 1-3 dari Tottenham Hotspurs pada laga pertemuan di Premier League musim ini. PAsalnya kedua tim Chelsea dan Spurs harus bertemu lagi pada kompetisi yang berbeda dan kesempatan yang berbeda.

Leave a Reply