QUINI

INFOBOLA.ORG – Pada sebuah pertandingan melawan klub Hercules dalam lanjutan La Liga musim 1980/81, Quini mencetak gol dalam tempo kurang dari empat menit pada babak pertama. Pertandingan yang diadakan di Camp Nou tersebut dimenangkan oleh FC Barcelona dengan skor akhir 6-0. Suatu usaha kerja keras untuk mengejar pemimpin klasemen sementara musim tersebut yang dipegang oleh Atletico Madrid.

Beberapa jam kemudian tersiar kabar jika salah satu triker yang didatangkan dari Sporting Gijon tersebut sekan hilang ditelan bumi. Publik Kota Barcelona gempar karena pemain yang bernama asli Enrique Castro Gonzalez tersebut diculik. Selama dalam masa penculikan, Quini dikurung di dalam ruangan bawah tanah, tanpa cahaya, jatah makan perhari dibatasi, dan selalu siiringi lagu dari penyanyi Julio Iglesias agar tidak menimbulkan kecurigaan tetangga. Quini diculik selama hampir satu bulan. Aksi penculikan yang diduga dilakukan oleh kelompok ETA dan GRAPO ini meminta uang tebusan sebesar 350 juta pesetas. Jumlah tersebut tidak dikabulkan oleh presiden FC Barcelona saat itu, Josep Lluiz Nunez.

Pembebasan Quini berlangsung lebih lama dari seharusnya karena sang penculik mengetahui para polisi mengintai tempat sampah yang dijadikan tempat meletakkan tebusan. Sang penculik kemudian menghubungi pihak keamanan agar mundur dari tempat pengintaian dengan ancaman akan memutuskan jari Quini. Pada akhirnya dicapai kesepakatan jika uang tersebut ditransfer di sebuah rekening bank di Swiss. Berkat kerjasama antara pemerintah Spanyol dan pemerintah Swiss, sng penculik akhirnya bisa dilacak dan ditahan. Quini pun bisa bebas di Kota Zaragoza. Setelah dibebaskan, Quini tidak menuntuk para penculik.

Blaugrana mengalami kesulitan tanpa Quini. Klub mengalami tiga kali kekalahan dan dua hasil imbang sepanjang bulan Maret 1981. Kekalahan-kekalahan ini dikarenakan hilangnya Quini. Hal itu dipertegas oleh kata=kata pelatih saat itu, Udo Lattek. Menurut Lattek, “Jika Quini tidak diculik maka FC Barcelona bisa memenangkan titel liga”. Pada akhir musim 1980/81, FC Barcelona harus puas berada di posisi lima klasemen akhir. Kejadian penculikan Quini ini kemudian dibuat versi filmnya dengan judul “El Burjo Frente al Espejo”.

Leave a Reply