SALVADOR SADUNI

INFOBOLA.ORG – Salvador Saduni Urpi, kiper kelahiran L’Arboc del Penedes, Tarragona Katalunya, 3 April 1941. Ia sempat mengecap penagalaman di tim junior klub Vndrell dan akhirnya masuk ke tim junior FC Barcelona ketika usianya 16 tahun. Akhirnya ia dipinjamkan ke CD Mataro untuk satumusim pada tahun 1960. Keputusan meminjamkan Sadruni ini dikarenakan penuhnya skuat tim utama seta untuk menambah jam terbang Sadruni. Selain itu, posisi kiper utama, Antoni Ramallets, masih sulit digeser.

Pada khir musim 1960/61, Sadruni kembali ke FC Barcelona dan masuk ke dalam skuat tim utama pada musim berikutnya setelah Antoni Ramallets pesniun. Uniknya, semua kiper pada musom 1961/62 adalah pemain yang masih terbilang baru bagi FC Barcelona. Jose Pesudo uang menjadi kiper pilihan pertama baru dibeli dari klub Valencia, Sadruni sebagai kper kedua diambil dari tim junior FC Barcelona, serta Juan Celdran yang menjadi kiper ketiga yang dibeli dari klub Condal.

Saat itu, pemilihan starter dalam suatu pertandingan ditentukan oleh sang pelatih.ketika Lluis Miro menjadi pelatih awal musim 1961/62, pilihan starter jatuh kepada Jose Pesudo. Namun, ketika Miro lengser pa pertengah musim 1961/62 dan digantikan legenda FC Barcelona, Ladisdau Kubala, Sadruni lah yang kerap menjadi starter. Pada musim-musim berikutnya ketika sosok pelatih baru diganti pada pertengaha musim, opsi kiper utama selalu berubah, antara Pesudi, Sadrni, serta Miguel Reina Santos.

Debut pertama Sadruni terjadi saat FC Barcelona bertanding melawan Real Oviedo yang berkesudahan dengan kemenangan FC Barcelona 4-1 pada musim 1961/62. Pantas menjadi catatan,pada musim tersebut Sadruni memiliki penampilan sebanyak 11 caps, raio kebobolan sebanyak 0,81 gol/pertandingan, serta tak pernah kalah. Pertandingan terbesar Sadruni sepanjang kariernya adalah kemenangan di Inter-Cities Fairs Cup musim 1965/66 melawan Real Zaragoza. Padahal ketika itu Pesudo masih menjadi kiper utama di bawah asuhan pelatih Raque Olsen.

Karier profesional Sadruni menanjak ketika jajaran direksi klub memutuskan memakai beberapa pemain penting, seperti Carles Rexach, Hugo Sotil, Jesus de La Crusz, serta Jogan Cruyff pada awal tahun 1970-an. Meskipun pada era kepelatihan Rinus Maichels yang dikenal hanya barisan  depan, tetapi Johan Cruyff, Carles Rexach, atau striker lainnya selalu mengatakan dalam wawancara bahwa kukuhnya barisan pertahanan FC Barcelona dimulai dri Sadruni. Meskipun demikian, posisi Sadruni di line-up tidak pernah konsisten. Bahkan pada musim 1972/73 dan 1075.76, dirinya tidak memiliki caps bermain sama skali. Perolehan gelar Sadruni bersama FC Barcelona, yaitu 2 titel Inter-Cities Fairs Cup, 1 titel La Liga, dan 3 titel Copa del Rey. Selain itu, Sadruni sempat mendapat Trofi Zamora pada musim 1968/69, 1973/74. Dan1978/79. Akhirnya Sadruni memutuskan gantung sepatu pada kahir musim 1975/76, setelah sebelumnya mengadakan pertandingan persahabatan dengan klub Stade de Reims bagi dirinya. Total penampilan Sadruni bersama FC Barcelona, yaitu 464 caps. Sepanjang kariernya di dunia sepak bola, Sadruni juga memiliki 10 caps bersama Tim Nasional La Furia Roja dari tahun 1963 hingga 1969 dan 2 caps bersama Tim Nasional KATALAN.          

Leave a Reply