Tuchel: Rabiot Tak Jelas Masa Depannya

Thomas Tuchel mengungkapkan bahwa dirinya kurang tahu mengenai perkembangan dari Adrien Rabiot, setelah pemain lini tengah sendiri menolak sodoran kontrak baru dari tim Paris Saint Germain.

Berkat kepada penolakan tersebut, bermunculan spekulasi yang menghubungkan Rabiot dengan klub-klub besar lainnya, seperti contohnya saja, Barcelona, sejak berhasil menunjukkan tingkatan terbaik di Piala Dunia bersama timnas Prancis, dia mendapatkan lumayan banyak perhatian ketika kembali ke PSG.

Di laga pembukaan Ligue 1 Prancis mereka menghadapi Caen, Rabiot berhasil mengamankan salah satu gol, dan itu membuatnya menjadi salah satu pemain yang di haruskan untuk di dapatkan oleh tim besar seperti Barcelona.

Tuchel hanya bisa berharap sekarang ini mengenai Rabiot yang tidak sembarangan mengambil opsi, jika memungkinkan, mantan manajer Borussia Dortmund ini menginginkan dirinya untuk menetap, jarang bisa di temukan gelandang serang yang baik seperti dirinya.

“Sebenarnya, sosok pemain seperti Rabiot itu bisa berkembang lebih jauh lagi, saya meyakini hal tersebut, hanya saja, dia harus menetap di PSG, untuk sekarang saya harus meyakinkan dirinya untuk menetap, tapi, jika sampai akhirnya dia lebih memilih untuk pergi, tidak ada yang akan menghentikannya lagi, karena itu memang keputusannya dan dia akan keluar dengan status transfer bebas pastinya,” ungkap Thomas Tuchel.

PSG ditemukan sudah mencoba merayu Jerome Boateng dari tim Bayern Munich, dengan harga yang berani di bayar mereka sebesar 37 juta mata uang Poundsterling, akan tetapi, masih belum di pastikan mengenai kedatangan pemain baris bertahan Jerman karena kontrak masih belum benar-benar di tanda tangani di sana.

Thomas Tuchel bisa disebutkan memegang kendali di dalam tim besar, hanya saja, di tim besar tersebut, tidak semua pemain bisa di aturnya, jadi masih belum bisa dikatakan bahwa dia sukses mengambil alih peran manajer di dalam tim Paris Saint Germain.

Tim besar seperti PSG dan Real Madrid, selalu saja tidak berkomitmen kepada satu manajer, mereka sudah sering mengganti manajer dan sekarang, anda bisa melihat Tuchel kewalahan untuk membentuk tim yang di inginkannya meski dengan sokongan finansial kuat yang ada.

Leave a Reply