Ucapan Terakhir Ranieri Kepada Leicester

Pada hari Sabtu (25/2/2017) mantan pelatih tim Leicester Claudio Raniere datang ke tempat latihan tim tersebut untuk berpamintan serta mengucapkan kata-kata perpisahan kepada staff serta pemain tim Leicester.

Seperti yang telah diberitakan diberbagai media sebelumnya, Pelatih yang kini telah berusia 65 tahun tersebut telah diberhentikan para hari Kamis (23/3/2017), Pemberhentian tersebut dilakukan karena alasan tim Leicester tidak berkembang dengan baik sejauh ini, Tim Leicester sendiri sekarang berada diurutan paling bawah klasemen dan dengan begitupun mereka harus berusaha lebih keras untuk menghindari degradasi, Dan di tambah lagi dengan performa yang sangat mengecewakan dari pemain Jamie Vardy selama bermain di musim Premier League ini.

Pemecatan terhadap pelatih kelahiran 20 Oktober 1951 tersebut pun mendapat banyak sekali respon negatif dari berbagai kalangan terutama dari kalangan para manager, Selama Raniere berada di Leicester dia sudah menciptakan sejarah yang bisa dibilang hanya sebagai mimpi belaka untuk Leicester selama ini, Ada pun sejarah yang telah dia raih ialah membawa tim Leicester meraih gelar juara liga untuk pertama kali bagi klub tersebut, Prestasi yang telah berhasil dia raih dengan memimpin tim Leicester tersebut pun tidak lah mudah untuk di raih.

Ada pun kabar yang beredar di balik pemecatan pelatih asal Italia tersebut adalah, Para pemain senior dari tim Leicester sudah hilang kepercayaan terhadap pelatih tersebut, Apa yang membuat mereka hilang kepercayaan masih belum di ketahui secara pasti, Tetapi sejumlah orang beranggap bahwa ada sesuatu yang terjadi dalam tim tersebut yang dilatih oleh pelatih yang sering juga disebut dengan Tinkerman tersebut.

Hal tersebut pun diyakini dari saat dimana Ranieri ditanya soal perasaaannya saat berpamitan dengan staff serta pemain tim Leicester, Pelatih asal Italia tersebut menjawab bahwa dia tidak merasakan apa pun dan merasa biasa saja.

Leave a Reply